February 27, 2024

Eric Johnson adalah seorang gitaris yang terkenal sebagai salah satu gitaris paling berbakat dan berpengaruh di dunia. Ia juga dikenal sebagai seorang penyanyi, penulis lagu, dan produser. Ia memiliki gaya bermain gitar yang menggabungkan unsur-unsur rock, blues, jazz, country, dan new age dengan teknik-teknik yang canggih dan kreatif. Ia juga pernah bermain bersama beberapa musisi dan band ternama seperti Mike Stern, Steve Morse, Joe Satriani, Steve Vai, John Petrucci, Paul Gilbert, Tommy Emmanuel, Chet Atkins, Jerry Reed, B.B. King, Jimmie Vaughan, Buddy Guy, Sonny Landreth, Jonny Lang, Kenny Wayne Shepherd, Doyle Bramhall II, dan banyak lagi. Berikut ini adalah sejarah perjalanan karier gitaris Eric Johnson.

Kehidupan Awal
Eric Johnson lahir dengan nama Eric Johnson pada 17 Agustus 1954 di Austin, Texas, Amerika Serikat. Ia berasal dari keluarga yang memiliki minat musik yang tinggi. Ia dan ketiga saudara perempuannya belajar piano dari ayahnya yang juga seorang penyanyi. Ia mulai belajar bermain gitar pada usia 11 tahun setelah mendengar band-band seperti The Ventures, The Beatles, Cream, Jimi Hendrix, Led Zeppelin, dan Jeff Beck.

Ia terinspirasi oleh gitaris-gitaris seperti Chet Atkins, Jerry Reed, Wes Montgomery, Django Reinhardt, Mike Bloomfield, Eric Clapton, Jimmy Page, Duane Allman, Dickey Betts, Billy Gibbons, Carlos Santana, Pat Metheny, Allan Holdsworth, Larry Carlton, Robben Ford, Albert King, Freddie King, B.B. King, Albert Collins, Johnny Winter dan Stevie Ray Vaughan.

Eric Johnson bergabung dengan band pertamanya yang bernama Mariani pada usia 15 tahun. Ia kemudian bermain di beberapa band lokal lainnya seperti The Electromagnets dan The Eric Johnson Group. Ia juga sempat mengikuti audisi untuk band The Allman Brothers Band dan Stevie Wonder.

Karier Internasional
Eric Johnson mendapat kesempatan untuk berkembang secara internasional ketika ia menandatangani kontrak dengan Warner Bros Records pada tahun 1984. Ia merilis album solo pertamanya yang berjudul Tones pada tahun 1986. Album ini mendapat pujian dari kritikus musik dan gitaris-gitaris terkenal seperti Eddie Van Halen dan Carlos Santana.

Eric Johnson meraih kesuksesan besar dengan album solo keduanya yang berjudul Ah Via Musicom pada tahun 1990. Album ini mendapat sertifikat platinum dari RIAA dan memasuki tangga lagu Billboard 200. Album ini juga menghasilkan tiga singel hit yang masuk tangga lagu Billboard Mainstream Rock Tracks yaitu Cliffs of Dover, Trademark, dan Righteous. Lagu Cliffs of Dover juga memenangkan Grammy Award untuk Best Rock Instrumental Performance pada tahun 1991.

Selain Ah Via Musicom, Eric Johnson juga merilis album-album solo lainnya seperti Venus Isle (1996), Souvenir (2002), Bloom (2005), Up Close (2010), EJ (2016), Collage (2017), EJ Vol II (2020), dan Ah Via Musicom Live (2021). Ia juga merilis album live seperti G3: Live in Concert (1997) bersama Joe Satriani dan Steve Vai , Live from Austin TX (2005), Anaheim (2006), Europe Live (2014), Eclectic (2014) bersama Mike Stern , Live and Beyond (2000) bersama Alien Love Child , dan Live at the Grove (2004) bersama

Kehidupan Pribadi
Eric Johnson menikah dengan Janice Johnson pada tahun 1988. Mereka memiliki seorang anak laki-laki bernama Christopher Johnson. Mereka bercerai pada tahun 1996.

Eric Johnson memiliki banyak gitar yang ia koleksi dan gunakan. Ia terkenal dengan gitar Fender Stratocaster yang ia modifikasi dengan pickup humbucker DiMarzio HS-2 dan HS-3, tremolo bar, dan wiring khusus. Ia juga memiliki gitar Gibson ES-335, Gibson SG, Gibson Les Paul, Martin D-45, Martin MC-28, Taylor 814ce, Taylor 612ce, Taylor 355ce, Taylor NS72ce, Taylor T5 Custom Koa, Takamine EF341SC, Takamine EF381SC, Takamine EF508KC NEX, Takamine EF508K NEX, Takamine EF508KC NEX Legacy Series, Takamine EF508K NEX Legacy Series, Takamine EF508KC NEX Legacy Series Acoustic-Electric Guitar with Case – Koa Body with Cedar Top , dan lain-lain.

Eric Johnson juga dikenal sebagai seorang penggemar film dan buku fiksi ilmiah. Ia sering menonton film-film seperti Star Wars, The Matrix, The Lord of the Rings, Harry Potter, dan lain-lain. Ia juga sering membaca buku-buku seperti The Hitchhiker’s Guide to the Galaxy, The Foundation Trilogy, The Chronicles of Narnia, dan lain-lain.

Warisan
Eric Johnson meninggalkan warisan yang besar bagi dunia musik, khususnya musik gitar. Ia dihormati dan dihargai oleh banyak musisi dan penggemar musik sebagai salah satu gitaris terbaik sepanjang masa. Ia juga memberi pengaruh bagi banyak gitaris muda yang mengagumi gaya bermainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *